Sabtu, 06 Februari 2021

Peribuan I

Kulihat banyak ibu

yang gendong bayinya dengan jarik

dan awasi balitanya yang sedang asyik

yang bergiat dengan urusan rumah

juga turut bekerja mencari nafkah

yang berkendara antar jemput sekolah

tatkala wabah ini belum singgah

 

Kubaca status WA ibu-ibu

lagi-lagi berbantah hingga jemu

tersebab para kesayangannya

melekap saja pada ponsel pintarnya

beralasan tugas-tugas sekolah

begitu terus jika diberi petuah

dalam pandemi yang tak kunjung sudah

 

Kuharap ibu-ibu itu

lebih murah rezeki

dan panjang hati

 

Puisi ini telah dipublikasikan dalam Kado buat Bunda (Farhâ Pustaka, November 2020).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkata yang baik atau hendaklah diam (H.R. Bukhârî dan Muslim).

Terbaru

Contoh Laporan Analisis Puisi untuk Murid Kelas IX SMP Kurikulum Merdeka (Contoh Kedua)

  Laporan Analisis Puisi “Indonesia Potongan dari Surga”   Identitas Puisi Puisi “Indonesia Potongan dari Surga” ditulis oleh Pardi S....

Terpopuler